Kontekstualisasi Injil Melalui Wawasan Dunia Suku Jawa

Linutama Setiyawan, Tjutjun Setiawan, Yanto Paulus Hermanto

Abstract


Yesus memberikan perintah yang disebut amanat agung kepada para murid-Nya sebelum Ia terangkat ke sorga yaitu supaya mereka mengabarkan berita Injil ke segala bangsa. Suku Jawa adalah suku yang memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Saat ini jumlah pemeluk agama Kristen di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur berkisar dua sampai tiga persen saja. Hal ini menjadi salah satu tujuan dan sasaran dalam amanat agung tersebut. Untuk melaksanakan misi tersebut penulis merumuskan masalah dalam penelitian ini bagaimana Injil dapat dipahami dan diterima oleh suku Jawa. Setiap daerah mempunyai budaya masing-masing sehingga ketika Injil disampaikan di daerah tersebut para pekabar Injil harus memahami kebiasaan masyarakat di daerah tersebut sehingga Injil dapat dikontektualisasikan dalam budaya atau kebiasaan yang ada di daerah itu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi kepustakaan. Kesimpulan penulis bahwa Injil dapat dikontekstualisasikan melalu wawasan dunia yang dimiliki suku Jawa yaitu alon-alon waton kelakon.   

 

Kata kunci: Kontekstualisasi, Injil, Wawasan Dunia, Suku Jawa, Alon Alon Waton Kelakon

 


Keywords


Kontekstualisasi; Injil; suku Jawa; world view; model pendekatan

Full Text:

PDF

References


Efi Nurwindayani. (2021). Memperkenalkan Kerajaan Allah untuk Suku Jawa. PASCA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen. https://doi.org/10.46494/psc.v17i1.135

Haryono, T. (2021). Misi Kristus di Bumi Jawa. Pengarah: Jurnal Teologi Kristen. https://doi.org/10.36270/pengarah.v3i1.47

Heath, W. S. (2016). Apologetika dan Penginjilan (1st ed.). Biji sesawi.

Idris, M. (2021). 7 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Indonesia. Kompas.Com.

Ilmu dan Ngelmu sebagai satu cara mencari pengetahuan. (2009). SARI: Jurnal Alam Dan Tamadun Melayu.

Kawangmani, S. (2019). Pola Apologetika Kontekstual Untuk Memberitakan Kabar Baik Kepada Suku Jawa Wong Cilik. Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika. https://doi.org/10.38052/gamaliel.v1i2.40

Konsep cipta dalam Arjuna Wiwaha. (2015). Jurnal Melayu, 14(1), 1–16.

Minardi, M. (2017). Menepis Ratu Adil Sebagai Ramalan Dan Menghadirkan Ratu Adil Sebagai Wacana Kepemimpinan. Jurnal Islam Nusantara. https://doi.org/10.33852/jurnalin.v1i1.63

Rachmawati, H. R. (2018). Menggali nilai filosofi budaya Jawa sebagai sumber karakter generasi milenial : Konseling SFBT. Prosiding SNBK (Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling).

Rusli, A. Bin, & Talibo, I. (2020). Muslim Jawa : Masjid, Keraton Dan Pasar. Potret Pemikiran. https://doi.org/10.30984/pp.v24i1.1055

Sastrosupono, M. S. (1984). Sinkretisme dan Orang Kristen Jawa (1st ed.). Lembaga Literatur Baptis.

Satiyoko, Y. A. (2012). Wani Ngalah Luhur Wekasane, Pesan Moral Jawa dalam Novel Berbahasa Jawa Candhikala Kapuranta Karya Sugiarta Sriwibawa; Sebuah Kajian Sosiologi Sastra. Widyaparwa.

Tomatala, Y. (2018). Teologi Kontekstualisasi (Suatu Pengantar) (6th ed.). Gandum Mas.




DOI: https://doi.org/10.54592/jct.v2i1.17

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Linutama Setiyawan, Tjutjun Setiawan, Yanto Paulus Hermanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia
Institution Website:https://anugrah.ac.id/
Address: Kampus Utama: BG Junction Mall L2/P5, Jl. Bubutan 1-7 Surabaya
e-jurnal Website: https://e-journal.anugrah.ac.id/index.php/JCH/index
e-ISSN: 2808-4454 p-ISSN: 2808-8735

Charistheo Indexed by:

               

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).