Rekonstruksi Kristologi Logos Menjawab Tantangan Dekonstruksi Terma Logosentrisme dalam Tinjauan Biblika

Yosep Belay

Abstract


The concept of logos in the Christian faith does not only refer to theological ideas but also touches on the issue of the Christian worldview which as a whole refers to Christ as its centrality. The concept is suspected of being a form of logocentrism (grand narrative) that forms polarization and negation of the external world. Through deconstruction readings, contemporary cultural critics criticize Christian logocentrism. The purpose of reading deconstruction is to change the general understanding, both in philosophy, science, and Christian theology strategies regarding logos with two critical approaches. First, criticizing semantics in terms of logos and second, criticizing the politics of the text through which ideology is constructed and has implications for socio-cultural subordination. This article analyzes and reconstructs logos theology and christology in an attempt to address the challenges of deconstruction. The method used by the writer is descriptive analysis and literature review. The results showed that the concept of Christian logos theology was different from Greek philosophy. In relation to the theory of deconstruction, the bivalence system which is the pattern of the semantic system of logos theology provides strict limits on the meaning system so that the assumptions of deconstruction criticism are irrelevant. Meanwhile, the logos christology approach in biblical studies provides answers to the issue of logocentrism in both theological, literary and Christian epistemological contexts.

 

Abstrak
Konsep logos dalam iman Kristen tidak hanya mengacu pada gagasan teologis namun juga menyinggung persoalan wawasan dunia Kristen yang secara keseluruan merujuk pada Kristus sebagai sentralitasnya. Konsep tersebut dicurigai sebagai bentuk logosentrisme (narasi besar) yang membentuk polarisasi dan negasi terhadap dunia eksternal. Melalui pembacaan dekonstruksi, kritikus budaya kontemporer mengkritisi logosentrisme Kristen. Tujuan pembacaan dekonstruksi untuk merombak pemahaman umum, baik dalam strategi filsafat, sains, maupun teologi Kristen mengenai logos dengan dua pendekatan kritis. Pertama, mengkritisi semantik pada terma logos dan kedua, mengkritisi politik teks yang melaluinya ideologi dikonstruksikan dan berimplikasi terhadap subordinasi sosial budaya. Artikel ini menganalisis dan merekonstruksi ulang teologi dan kristologi logos dalam usaha untuk menjawab tantangan dekonstruksi. Metode yang dugunakan penulis deskriptif analisis dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan konsep teologi logos Kristen berbeda dengan filsafat Yunani. Dalam kaitannya dengan teori dekonstruksi, sistem bivalensi yang menjadi pola sistem semantik teologi logos memberikan batasan tegas pada sistem makna sehingga asumsi kritik dekonstruksi tidak relevan. Sementara pendekatan kristologi logos dalam kajian biblika memberikan jawaban terhadap isu logosentrisme baik dalam konteks teologis, sastra maupun epistemologi Kristen. 

Kata Kunci: Kristologi. Logos, Logosentrisme, Dekonstruksi.


Keywords


Christology. Logos, Logocentrism, Deconstruction

Full Text:

PDF

References


Andri Wisnu Jayakusma. (2021). Konsep Kristologi Choan-Seng Song dan Pengaruhnya terhadap Teologi Agama-Agama dan Misi Kristen. Jurnal Missio-Cristo, 3, No. 1.

Ariwidodo, E. (2013). Logosentrisme Jacques Derrida Dalam Filsafat Bahasa. KARSA, 21.

Belay, F. S. dan Y. (2021). Analisis Kritis terhadap Spirit Dekonstruksi dalam Kajian Hermeneutika Kristen Kontemporer. Ledalero, 20, no. 1.

Belsey, C. (2020). Pascastrukturalisme. Cantrik.

Beyer, A. . S. dan U. (2017). Metode Penafsiran Alkitab. BPK Gunung Mulia.

Browning, W. R. F. (2007). Kamus Alkitab. BPK Gunung Mulia.

Burke, P. (2015). Sejarah dan Teori Sosial. YOI.

Chaer, A. (2015). Filsafat bahasa. Rineka Cipta.

Damanik, S. dan H. (2021). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Perdebatan Rhema dan Logos. Veritas Lux Mea: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, Vol. 3, No.

Douglas, J. D. (Ed.). (2011). Ensiklopedia Masa Kini Jilid I. Yayasan Komunikasi Bina Kasih.

Enns, P. (2010a). The Moody Handbook of Theology 1. Literatur SAAT.

Enns, P. (2010b). The Moody Handbook of Theology 2. Literatur SAAT.

Graig L. Bahnsen. (2012). Siap Sedialah Pada Segala Waktu: Petunjuk Untuk Membela Iman. Momentum.

Grenz, S. J. (2001). A Prime On Postmodernism. Andi.

Guthrie, D. (2008). Teologi Perjanjian Baru 1: Allah, manusia, Kristus. Terjemahan Lisda Tirtapraja Gamadhi, Dkk. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Harris, M. J. (1992). Jesus as God: The New Testament Use of Theos in Reference to Jesus. Baker Books.

Hegelberg, D. (1999). Tafsir Yohanes (Pasal 1 – 5) Dari Bahasa Yunani. Andi.

Kalay, N. S. (2015). Kristologi “Logos” dan Konteks Pluralisme Agama. Jurnal Kenosis, Vol. 1, No.

Koamesakh, A. E. (2020). Logos dan Sophia dalam Perjanjian Baru. Sotiria: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, Vol. 2, No.

Lubis, A. Y. (2014). Teori dan Metodologi. Rajawali Pers.

Lubis, A. Y. (2018). Filsafat Ilmu: Klasik Hingga Kontemporer. Rajawali Press.

Lumintang, S. I. (2015). Theology The Queen Of Science & The Master Of Philosophy: Pengantar Filsafat Ilmu – Theologia. Geneva Insani Indonesia.

McDonough, S. M. (2009). Christ As Creator: Origins Of A New Testament Doctrine. Oxford University Press.

McGrath, J. F. (2003). John’s Apologetic Christology: Legitimation and development in Johannine Christology. Cambridge University Press.

Morris, L. (2006). Teologi Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas.

Nash, R. H. (2008). Firman Alah dan Akal Budi Manusia. Momentum.

Nietzsche, F. (1990). Philosophy And Truth: Selections From Nietzsche’s Notebooks of The Early 1870’s (D. Breazeale (Ed.)). Humanities Press.

O’Collins, G. (2009). Christology A Biblical, Historical, and Systematic Study of Jesus. Oxford University Press.

Panjaitan, F., & Siburian, H. H. (2019). Misi Kristologi Dalam Konteks Kebudayaan. LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta, 1, No. 1.

Plantinga, R. J., Thompson, T. R., & Lundberg, M. D. (2010). An Introduction to Christian Theology. Cambridge University Press.

Poythress, V. S. (2019). Logika. Momentum.

Prayuwono, A. (2018). Multiplisitas Identitas: Pembacaan Dekonstruksi Novel Cerita Calon Arang Karya Pramoedya Ananta Toer. Jurnal Lakon: Kajian Sastra Dan Budaya, 7.

Purwatma, M. (2015). Firman Menjadi Manusia: Refleksi Historis-sistematis Mengenai Yesus Kristus dan Allah Tritunggal. Kanisius.

Ridderbos, H. N. (1997). The Gospel according to John: A Theological Commentary. Wm. B. Eerdmans Publishing.

Ridderbos, H. N. (2012). Injil Yohanes: Suatu Tafsiran Theologis. Momentum.

Runesi, Y. T. (2020). EKO-FENOMENOLOGI: LOGOS PARTISIPATIF DAN TABERNAKEL SEMESTA. LUMEN VERITATIS: Jurnal Teologi Dan Filsafat, Volume. 10.

Schreiner, T. R. (2022). A Biblical Theology of the Old Testament and New Testament. Andi.

Siahaan, H. E. R. (2018). Merefleksikan Konsep Proto-Logos Lukas dalam Membangun dan Meningkatkan Kegiatan Publikasi Ilmiah di Lingkungan Sekolah Tinggi Teologi. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, Vol. 1. No.

Sire, J. W. (2012). Habits Of The Mind [Kebiasaan Akal Budi]: Kehidupan Intelektual Sebagai Sebuah Panggilan Kristen. Momentum.

Stott, J. R. (2000). Kedaulatan dan Karya Kristus. YKBK.

Stott, J. R. (2005). Why I am a Christian. Pionir Jaya.

Stott, J. R. (2013). Kristus yang Tiada Tara. Momentum.

Sutanto, H. (2007). Hermeneutik. Literatur SAAT.

Tenney, M. C. (2003). Injil Iman: Suatu Telaah Injil Yohanes Secara Analitis. Gandum Mas.

Untoro, T. (2019). Trinitas Dalam Konsep Sang Logos Bersama Sang Theos Menurut Yohanes 1: 1. MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 1(1), 13–21.

Vanhoozer, K. J. (2002). Yesus Kristus: Siapakah Dia Menurut Kita? In This We Believe: Kabar Baik Tentang Yesus Kristus Untuk Dunia. Gospel Press.

Vanhoozer, K. J. (2011). Drama Doktrin: Suatu Pendekatan Kanonik-Linguistik pada Theologi Kristen. Momentum.

Vanhoozer, K. J. (2013). Apakah Ada Makna Dalam Teks Ini?: Alkitab, Pembaca dan Moralitas Pengetahuan Sastra. Momentum.

William W Klein, Craig L. Blomberg, R. L. H. J. (2012). Introduction to Biblical Interpretation (Timotius (Ed.)). SAAT.

Yuliati, S. S. (n.d.). Pengaruh Pendidikan Agama Kristen Dalam Peningkatkan Pemahaman Mahasiswa Kristen Tentang Kristologi Alkitabiah. Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika, 2, No. 1.

Yusuf, L. M. (2020). Interpretasi Kata Logos dan Theos dalam Yohanes 1: 1. BONAFIDE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(1), 23–43.




DOI: https://doi.org/10.54592/jct.v2i1.37

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Yosep Belay

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia
Institution Website:https://anugrah.ac.id/
Address: Kampus Utama: BG Junction Mall L2/P5, Jl. Bubutan 1-7 Surabaya
e-jurnal Website: https://e-journal.anugrah.ac.id/index.php/JCH/index
e-ISSN: 2808-4454 p-ISSN: 2808-8735

Charistheo Indexed by:

               

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).