Intervensi Teologis Kristen sebagai Perspektif Toleransi Pluralisme Agama-Agama

Viktor Deni Siregar, Mersi Yolandra Bohalima, Talizaro Tafonao, Yunardi Kristian Zega

Abstract


The purpose of writing this article is to provide knowledge about the role of Christian theological perspectives in the issue of religious pluralism through the attitude of tolerance as an initial foundation for mutual life in the utterance of the existing society and religion. Problems that occur in the plural of religion often Christian theological interventions such as allowing things that really should be able to contribute solutions to problems in the values of Christian theology are not given as a sense of tolerance, so that the word tolerance is only a known literacy without action (allowing ). The method used in this study is a descriptive qualitative method. The source used is a trusted book and journal article. The results found in this article are that Christian theology does not look at tolerance as ignorance, causing omission to other religions. The factors seen in the intervention of Christian theology as a perspective of religious pluralism tolerance include: intolerant, dogmatic, opportunist, and apathetic.


Tujuan penulisan artikel ini ialah untuk memberikan kajian mengenai keterlibatan Teologis Kristen yang mampu menjadi jawaban dunia khususnya dalam permasalahan pluralisme agama melalui sikap toleransi sebagai landasan awal untuk saling hidup dalam kemajemukkan masyarakat dan agama yang ada. Permasalahan yang terjadi pada pluralitas agama kerap kali intervensi teologis Kristen seperti membiarkan hal yang memang seharusnya dapat memberikan sumbangsi solusi permasalah dalam nilai-nilai teologis kekristenan tidak diberikan sebagai rasa toleransi, sehingga kata toleransi tersebut hanya menjadi literasi yang diketahui tanpa adanya aksi (membiarkan). Metode yang digunakan dalam kajian ini ialah metode kualitatif deskriptif. Sumber yang digunakan ialah buku, artikel jurnal, studi kasus, dan tinjauan teologis mengenai kajian yang dilakukan. Adapun hasil yang ditemukan dalam kajian artikel ini ialah teologis Kristen saat ini masih memandang toleransi sebagai suatu hal yang kurang memberikan kepedulian, menimbulkan pembiaran terhadap agama lain. Faktor yang dilihat dalam intervensi teologis Kristen sebagai perspektif toleransi pluralisme agama, antara lain: intoleran, dogmatik, oportunis, dan apatis.

Kata kunci: intervensi; perspektif; pluralisme agama; toleransi; teologi Kristen



Keywords


Intervention; perspective; Religious pluralism; tolerance; Christian Theology

Full Text:

PDF

References


Angel Damayanti. (2015). Radikalisme Agama dan Pluralisme di Indonesia. http://repository.uki.ac.id/440/1/Radikalisme Agama dan Pluralisme di Indonesia.pdf

Arifianto, Y. A., Fernando, A., & Triposa, R. (2021). Sosiologi Pluralisme Dalam Pendidikan Agama Kristen Upaya Membangun Kesatuan Bangsa. Jurnal Shanan, 5(2), 95–110. https://doi.org/10.33541/shanan.v5i2.3294

Armayanto, H. (2014). Problem Pluralisme Agama. TSAQAFAH, 10(2).

Hendro, B. (2018). Makna Pluralisme Dalam Perspektif Islam dan Kristen: Dari Wacana Keberagaman Menuju Implementasi Oleh: Jurnal Studi Agama, 2(1), 51–61.

Huatahaean, H. (2020). Tantangan Teologi Agama-agama : Suatu Diskursus Model. 6(2), 255–270.

KBBI Daring Edisi V. (2022). Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia.

Khaerurrozikin, A. (2015). Problem Sosiologis Pluralisme Agama di Indonesia. 13(Maret).

M. Djunaidi Ghony and Fauzan Almanshur. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Ar-Ruzz Media.

Muslich, A., & Maulana, R. (2020). PROBLEMATIKA PLURALISME AGAMA ANTARA TEOLOGI DAN FILSAFAT : MEMBACA KRITIK MARIANNE MOYAERT. Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 16(2), 99–113. https://doi.org/10.23971/jsam.v16i2.2136

Natalia, A. (2016). Faktor-faktor penyebab radikalisme dalam beragama. Al-Adyan, 11(1), 1–11.

Objantoro, E. (2014). PLURALISME AGAMA-AGAMA: TANTANGAN BAGI TEOLOGI KRISTEN. Jurnal Simpson: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 61–80.

Purba, J. L. P. (2021). Peran Gereja dan Hamba Tuhan dalam Menghadapi Perilaku Intoleransi dan Fundamentalis Jhon. Apostolos, 1(1), 22–33.

Rambitan, S. R. (2017). PLURALITAS AGAMA DALAM PANDANGAN KRISTEN DAN IMPLIKASINYA BAGI PENGAJARAN PAK Stanley R. Rambitan. 1(1), 93–108.

Sianipar, D., Sairwona, W., Hasugian, J. W., Ritonga, N., & Zega, Y. K. (2021). Teaching anti-discrimination attitudes through christian religious education in school. International Journal for Educational and Vocational Studies, 3(4), 275. https://doi.org/10.29103/ijevs.v3i4.4101

Utoyo, M. (2006). PERSPEKTIF AGAMA-AGAMA DI INDONESIA TERHADAP PLURALISME AGAMA Marsudi. MMH, 14(1), 3.

Walean, J. (2021). Reinterpretasi Misi pada Ruang Publik Pluralisme: Analisis Matius 28:19-21. MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen, 3(1), 24–35. https://doi.org/10.52220/magnum.v3i1.134

Widjaja, F. I. (2019). Pluralitas Dan Tantangan Misi: Kerangka Konseptual Untuk Pendidikan Agama Kristen Dalam Masyarakat Majemuk. Regula Fidei Pendidikan Agama Kristenr, 4(1), 1–13.

Yewangoe, A. . (2016). Agama dan Kerukunan (Flavianus (Ed.)). PT BPK Gunung Mulia.

Zega, Y. K. (2020). Radikalisme Agama dalam Perspektif Alkitab dan Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Shanan, 4(1), 1–20. https://doi.org/10.33541/shanan.v4i1.1765




DOI: https://doi.org/10.54592/jct.v2i1.38

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Viktor Deni Siregar, Mersi Yolandra Bohalima, Talizaro Tafonao, Yunardi Kristian Zega

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia
Institution Website:https://anugrah.ac.id/
Address: Kampus Utama: BG Junction Mall L2/P5, Jl. Bubutan 1-7 Surabaya
e-jurnal Website: https://e-journal.anugrah.ac.id/index.php/JCH/index
e-ISSN: 2808-4454 p-ISSN: 2808-8735

Charistheo Indexed by:

               

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).