Tindakan Pendidikan Agama Kristen Dalam Menyikapi Ritual Mengambil Semangat (Roh) Pada Masyarakat Dayak Taba

Daen Rebecca, Firman Panjaitan

Abstract


One of the church's struggles when dealing directly with the community is the culture adopted and which dominates people's lives. Likewise with the church dealing with the Taba Dayak community, where the community still believes in a ritual called taking back the spirit that has been taken away by the Sisil ghost. In this ritual, a form of atonement is made between humans, who are deemed guilty, and the Sisil Ghost by giving offerings. This is a challenge for the church to give awareness to the Taba Dayak community about God's power over life. With the help of a qualitative methodology, particularly through a literature study approach, this article wishes to describe the steps of Christian Religious Education, which is the duty of the church, to give awareness to the Taba Dayak community about the existence of God which overcomes all their beliefs about gods. The results of the study show that Christian Religious Education plays a major role in bringing awareness to the Taba Dayak community that it is God who must be the main guide in facing every suffering and problem in this world.

 

ABSTRAK

Salah satu pergumulan gereja ketika berhadapan langsung dengan masyarakat adalah budaya yang dianut dan yang menguasai kehidupan masyarakat. Demikian juga dengan gereja yang berhadapan dengan masyarakat Dayak Taba, di mana masyarakat masih mempercayai sebuah ritual yang disebut mengambil kembali semangat/roh yang sudah dirampas oleh Hantu Sisil. Dalam ritual itu dilakukan bentuk pendamaian antara manusia, yang dipandang bersalah, dengan Hantu Sisil melalui pemberian sesaji. Hal inilah yang menjadi tantangan bagi gereja untuk memberi kesadaran kepada masyarakat Dayak Taba mengenai keberkuasaan Tuhan terhadap kehidupan. Dengan dibantu oleh metodologi kualitatif, khususnya melalui pendekatan studi pustaka, artikel ini hendak menjabarkan langkah-langkah Pendidikan Agama Kristen, yang menjadi tugas dari gereja, untuk memberi kesadaran kepada masyarakat Dayak Taba tentang keberadaan Tuhan yang mengatasi segala kepercayaan mereka tentang dewa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen berperan besar untuk membawa kesadaran bagi masyarakat Dayak Taba bahwa Tuhanlah yang harus menjadi pegangan utama dalam menghadapi setiap penderitaan dan permasalahan di dunia ini.

 

Kata Kunci: Masyarakat Dayak Taba; Hantu Sisil; Pendidikan Agama Kristen, Gereja

 


Keywords


The Taba Dayak Community; Hantu Sisil; Christian Religious Education; Church

Full Text:

PDF

References


Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak.

Anthon Fathanudien, S. A. &. (2015). Partisipasi Masyarakat dalam Mewujudkan Kuningan sebagai Kabupaten Konservasi (Studi di Kabupaten Kuningan). UNIFIKASI : Jurnal Ilmu Hukum, 2(1), 67–90. https://doi.org/10.25134/unifikasi.v2i1.26

Dabora Sagala, L. (2017). Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Menghadapi Perubahan Sosial. Jurnal Simpson: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 48.

David, A., & Panjaitan, F. (2021). Studi Komparasi Konsep Jubata dan YHWH dalam Keluaran 3:14 Sebagai Upaya Kontekstualisasi Berita Injil Bagi Suku Dayak Kanayatn. Sanctum Domine: Jurnal Teologi, 10(2), 1–24. https://doi.org/10.46495/sdjt.v10i2.89

Edison, F. T. (2018). Pendidikan Nilai-Nilai Kristiani. Bandung: Kalam Hidup.

Halawa, I. K. (2020). Strategi Perintisan Jemaat Di Tengah Sinkretisme Dalam Budaya Nias. Osfpreprints, 1-23 (Hal. 5). Retrieved from https://doi.org/10.31219/osf.io/5rxt4

Hartanto, B. (2022). Pendidikan Kristen. Surabaya: Momentum Christian Literature.

Haryono, T. (2017). Pendidikan Agama Kristen. Surakarta: Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Universitas Sebelas Maret.

Herdiana. (2013). Etnografi Sebagai Penelitian Kualitatif. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Homrighausen, E. G. (2013). Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: Gunung Mulia.

Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia. (2016). KBBI Daring.

Lisa Karyawati. (2019). Konsep Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat Majemuk. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 140–153.

Manshur, F. M. (2017). Teori Dialogisme Bakhtin dan Konsep-Konsep Metodologisnya. SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities, 1(2).

Nuhamara, D. (2007). Pembimbing PAK. Bandung: Jurnal Info Media.

Panjaitan, F. (2020). Membangun Teologi Pertanian Melalui Pembacaan Lintas Tekstual Injil Matius Dan Kosmologi Jawa. BONAFIDE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(1), 44–64. https://doi.org/10.46558/bonafide.v1i1.8

Panjaitan, F. (2022). Teo-Ekologi Kontekstual dalam Titik Temu antara Kejadian 1:26-31 dengan Konsep Sangkan Paraning Dumadi dalam Budaya Jawa. GEMA TEOLOGIKA, 7(2), 223–242. https://doi.org/10.21460/gema.2022.72.931

Rantung, D. A. (2017). Pendidikan Agama Kristen Dan Politik Dalam Kehidupan Masyarakat Majemuk Di Indonesia. In Jurnal Shanan (Vol. 1). https://doi.org/10.33541/shanan.v1i2.1492

Sada, C., Alas, Y., & Anshari, M. (2019). Indigenous people of Borneo (Dayak): Development, social cultural perspective and its challenges. Cogent Arts and Humanities, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.1080/23311983.2019.1665936

Soesilo, Y. (2011). Gereja Dan Pluralisme Agama Dalam Konteks Di Indonesia. Jurnal Antusias, 1(2), 81–93.

Tarumingi, D. A. (2020). Pendidikan Agama Kristen Sebagai Panggilan Kerasulan. Educatio Christi. 2020, 1(1).




DOI: https://doi.org/10.54592/jct.v2i2.105

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Daen Rebecca, Firman Panjaitan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia
Institution Website:https://anugrah.ac.id/
Address: Kampus Utama: BG Junction Mall L2/P5, Jl. Bubutan 1-7 Surabaya
e-jurnal Website: https://e-journal.anugrah.ac.id/index.php/JCH/index
e-ISSN: 2808-4454 p-ISSN: 2808-8735

Charistheo Indexed by:

               

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).