Langit dan Bumi dalam Struktur Chiastik Naratif Wahyu 20:11-21:1

Paulus Dimas Prabowo

Abstract


The hope of believers is fixed on a peaceful future life. But the eternal life in the heavens and the earth to come is only understood as the spiritual realm. Many articles have been written about the future heavens and earth with various approaches. In this article, the author attempts to prove that Revelation 20:11-21:1 is a unit of thought with a chiastic structure that can explain the concept of heaven and earth. The theme contained in the chiastic structure becomes a frame in interpreting the concept of heaven and earth in the text. The method to be used is structural analysis supported by the Freytag pyramid concept and exegetical analysis. The results of the study reveal that heaven and earth in 20:11 is a narrative introduction where the disappearance of heaven and earth describes elements of dramatization and destruction of the white throne judgment, while heaven and earth in 21:1 is a resolution of the narrative, where conflict and tension have been resolved and then created a new state, namely the emergence of a new heaven-earth that is both eternal and materiil. Thus, the church and believers are equipped with an understanding that God's work and eternal life in the world to come are comprehensive, which also touches on materiil aspects. Hope for life in the future is increasingly strengthened through a new, clarified heaven-earth concept. 

 

ABSTRAK

Pengharapan orang percaya tertuju pada kehidupan masa depan yang penuh kedamaian. Namun kehidupan kekal di langit dan bumi yang akan datang hanya dipahami sebagai alam spiritual saja. Banyak tulisan yang diangkat mengenai langit dan bumi yang akan datang dengan beragam pendekatan. ­ Artikel ini penulis berupaya membuktikan bahwa Wahyu 20:11-21:1 merupakan satu unit gagasan dengan struktur chiastik yang dapat menjelaskan konsep langit dan bumi. Tema yang terkandung dalam struktur chiastik menjadi bingkai dalam menafsirkan konsep langit dan bumi dalam teks tersebut. Metode yang akan dipakai adalah analisis struktur yang didukung dengan konsep piramida Freytag dan analisis eksegetik. ­ Hasil penelitian mengungkap bahwa langit dan bumi dalam Wahyu 20:11 merupakan introduksi narasi dimana lenyapnya langit dan bumi mendeskripsikan unsur dramatisasi dan destruksi dari penghakiman tahta putih, sedangkan langit dan bumi dalam 21:1 merupakan resolusi dari narasi, dimana konflik dan ketegangan telah selesai lalu terciptalah keadaan yang baru yakni kemunculan langit-bumi baru yang kekal sekaligus materiil. Dengan demikian, gereja dan orang percaya dibekali dengan pemahaman bahwa karya Tuhan dan kehidupan kekal di dunia yang akan datang bersifat komprehensif, yang juga menyentuh aspek materi. Pengharapan akan hidup di masa mendatang semakin dimantapkan melalui konsep langit-bumi baru yang diperjelas.

 

Kata-kata kunci: langit dan bumi; Wahyu 20:11-21:1; struktur; kiasme; naratif


Keywords


heaven and earth; Revelation 20:11-21:1; structure; chiasm; narrative.

Full Text:

PDF

References


Anthoni, J., & Maspaitella, N. J. (2020). Langit Dan Bumi Yang Baru Kajian Eksegesis Wahyu 21:1-8 dan Implikasinya Kepada Jemaat Masa Kini. Eirene, 5(2), 136–156.

Assis, E. (2002). Chiasmus in Biblical Narrative: Rhetoric of Characterization. Prooftexts A Journal of Jewish Literary History, 22(3), 273–304.

Bali, A. (2018). Konsep Tentang Langit Dan Bumi Yang Baru: Anihilasi atau Restorasi Langit dan Bumi yang Lama. Jurnal Amanat Agung, 14(1), 25–62.

Barr, D. L. (2015). Narrative Technique in the Book of Revelation dalam The Oxford Handbook of Biblical Narrative. Oxford: Oxford University Press.

Bauckham, R. (1993). The Climax of Prophecy. Edinburgh: T & T Clark.

Beyer, U. (1979). Tafsiran Surat 1,2 Petrus dan Surat Yudas. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Collins, J. J. (1979). Apocalypse: The Morphology of a Genre. In Semeia: An Experimental Journal for Biblical Criticism 14. Atlanta: The Society of Biblical Literature.

de Heer, J. J. (1989). Wahyu Yohanes I. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Ellul, J. (1977). Apocalypse: The Book of Revelation. New York: Seabury Press.

Estes, D. (2019). The Last Chapter of Revelation? Narrative Design at the End of the Apocalypse. Criswell Theological Review 1, 7(1), 97–110.

Freytag, G. (1887). Die verlorene Handschrift: Roman in fünf Büchern. Die Technik des Dramas. Lepzig: Hirzel.

Gering, H. M. (1994). Analisa Alkitab. Jakarta: Imanuel.

Green, M. (1968). 2 Peter and Jude. London: The Tyndale Press.

Hartono, T. (2022). Makna Narasi Frasa Langit dan Bumi Baru dalam Wahyu 21:1: Studi Eksposisi. Jurnal Salvation, 2(2), 135–144.

Heide, G. Z. (1997). What Is New About The New Heaven And The New Earth? A Theology Of Creation From Revelation 21 And 2 Peter 3. JETS, 40(1), 37–56.

Hendriksen, W. (1987). More Than Conquerors. Grand Rapids, Michigan: Baker.

Jang, Y. (2003). Narrative Plot Of The Apocalypse. Scriptura, 84, 381–390.

Jatmiko, Y. (2018). Sebuah Analisis Terhadap Problematika Ajaran Restorasi Berkaitan Dengan Konsep Bumi Baru. Dunamis: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(2), 88–102.

Kuenstel, A. (2006). Preaching about the Last Judgment in the New Testament: A Hermeneutical Approach to the Portrayal of the Last Judgment in Luk 16:19-31 and Rev 20:11-15. University of Stellenbosch.

Lindsay, H. (1977). Planet Bumi Pada Zaman Akhir. Bandung: Kalam Hidup.

Lohse, A. (1959). πρόσωπον. In G. Kittel & G. Friedrich (Eds.), Theologisches Wörterbuch zum Neuen Testament (THWNT) (pp. 769–781). Stuttgart.

MacArthur, J. (2007). Revelation. Nashville, Tennessee: Nelson Books.

MacDonald, W. (1972). II Peter and Jude: The Christian and Apostosy. Illinois: Harold Shaw Publishers.

Manalu, L. (2020). Nubuatan Tentang Langit Baru Dan Bumi Barudan Penglihatan Dalam Perjanjian Baru (Suatu Studi Intertekstual Yesaya 65:17 dan Wahyu 21:1). PROVIDENSI, 3(1), 1–18.

McCoy, B. (2003). Chiasmus: An Important Structural Device Commonly Found in Biblical Literature. CTS Journal, 9, 18–34.

Middleton, J. R. (2014). A New Heaven and A Vew Earth: Reclaiming Biblical Eschatology. Grand Rapids, Michigan: Baker Book.

Moo, D. J. (2006). Nature In The New Creation: New Testament Eschatology And The Environment. Journal of the Evangelical Theological Society, 49(3), 449–488.

Moulton, J. H., & Milligan, G. (1930). Vocabulary of the Greek Testament. London: Hodder and Stoughton.

Mounce, R. H. (1977). The Book of Revelation. Michigan: William B. Eerdmans Publishing Company.

Nanny, M. (1987). Chiastic Structures in Literature: Some Forms and Functions. SPELL, 3, 75–96.

Newton, J. K. (2013). Story-Lines In The Book Of Revelation. Australian Biblical Review, 61, 61–78.

Osborne, G. (2018). Spiral Hermeneutika: Pengantar Komprehensif bagi Penafsiran Alkitab. Surabaya: Momentum.

Quesenberry, K. A. (2019). Storytelling, the Bible, and Marketing: An Ancient Framework for Modern Practice. JBIB, 22(1).

Ryrie, C. C. (1977). Revelation. Chicago: The Moddy Bible Institute.

Sandy, D. B., & Giese Jr, R. L. (1995). Cracking Old Testament Codes: A Guide To Interpreting Old Testament Literary Forms. Nashville, Tennesee: Broadman & Holman Publishers.

Scheunemann, V. (1976). Apa Kata Alkitab Tentang Akhir Zaman. Malang: :Yayasan Persekutuan Pekabaran Injil Indonesia.

Stuart, D., & Fee, G. D. (2015). Hermeneutik: Menafsirkan Firman Tuhan dengan Tepat. Malang: Gandum Mas.

Subekti, T. (1985). Kitab Wahyu I. Yogyakarta: ANDI.

Summers, R. (1985). Kehidupan Di Balik Kubur. Bandung: Lembaga Literatur Baptis.

Willmington, H. . (1997). Eskatologi. Malang: Gandum Mas.

Wilson, M. (2019). Geography Of The Island Of Patmos. In B. J. Beitzel (Ed.), Lexham Geographic Commentary on Acts through Revelation. Bellingham: Lexham Press.

Yohanes, H. (2020). Langit Dan Bumi Yang Baru: Eskatologi Berdasarkan Teologi Biblika Tentang Tempat Kediaman Allah. GEMA TEOLOGIKA, 5(2), 155–174.




DOI: https://doi.org/10.54592/jct.v3i1.138

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Paulus Dimas Prabowo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

https://salto.poltekip.ac.id/css/

https://thinkcat.mywhc.ca/menyalaabangku/

https://thinkcat.mywhc.ca/sawercuan/

https://bandungkab.go.id/tests/

https://ebphtb.acehtimurkab.go.id/css/

https://h2h.web.uinjambi.ac.id/

https://elicer.com.br/

https://elicer.com.br/wp-content/kt/

Published by: Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia
Institution Website:https://anugrah.ac.id/
Address: Kampus Utama: BG Junction Mall L2/P5, Jl. Bubutan 1-7 Surabaya
e-jurnal Website: https://e-journal.anugrah.ac.id/index.php/JCH/index
e-ISSN: 2808-4454 p-ISSN: 2808-8735

Charistheo Indexed by:

               

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).