Model Mengajarkan Cerita Alkitab Kepada Anak Sekolah Minggu Usia 6-9 Tahun

Hani Rohayani

Abstract


 

Loving God with all the existence is God's command. God wants this commandment continue for generation to generation. Parents have responsibility to teach their children to live loving God, living in obedience to the Word of God. In the context of church, Sunday School teachers are also responsible for teaching the Bible. But in carrying out this important task, they had difficulties because the Bible is written in conceptual and abstract form, while the children which according to Piaget's theory is in the preoperational and operational concrete stages is thinking very concrete. The purpose of this study was to bridge the gap between biblical teachings written in adult language and how children learn and understand information. The research method used is descriptive qualitative based on phenomenological. There is a phenomenon that children often difficult to understand the Bible, especially doctrinal themes. The results of the study present ways to teach the Bible to children by paying attention to children's cognitive development.


Abstrak

Mengasihi Allah dengan segenap keberadaan hidup orang percaya merupakan perintah Allah. Allah menghendaki perintah ini terus dilakukan turun-temurun. Orang tua di rumah memiliki tanggung jawab untuk mengajar anak-anaknya hidup mengasihi Allah, hidup mentaati Firman Allah. Dalam konteks gereja para guru Sekolah Minggu (SM) yang bertanggung jawab mengajarkan Alkitab kepada anak-anak. Tetapi dalam melaksanakan tugas yang penting ini guru mengalami kesulitan karena pokok pengajaran Alkitab dicatat dalam bentuk konsep-konsep yang bersifat abstrak, sementara cara berpikir anak-anak yang menurut teori Piaget berada pada tahap praoperasional dan operasional konkret sangat bersifat konkret. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjembatani antara ajaran Alkitab yang dituliskan dengan bahasa orang dewasa dengan cara belajar dan kemampuan anak memahami suatu informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis fenomenologis. Terdapat fenomena bahwa anak-anak sering kali sulit memahami isi Alkitab, terutama tema-tema yang sifatnya doktrinal. Hasil penelitian menyajikan cara-cara mengajarkan Alkitab kepada anak-anak dengan memperhatikan perkembangan kognitif anak.

 

 

Kata Kunci : Metode mengajar; Sekolah Minggu; Proses belajar mengajar



Keywords


Teaching method; Sunday School; Teaching learning process

Full Text:

PDF

References


Ananda, R. (2017). Implementasi Nilai-nilai Moral dan Agama pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 19–31.

Ashari, Y. (2017). Fatherless in indonesia and its impact on children’s psychological development. Psikoislamika, 15.

Ginsburg, H. P. S. O. (2016). Piaget’s Theory of Intellectual Development Third Edition. International Psychotherapy Institute E-Books.

Haystead, W. (2000). Mengenalkan Allah kepada Anak (2nd ed.). Yayasan Gloria.

Hurlock, E. B. (2013). Perkembangan Anak (Jilid I). Erlangga.

Ibda, F. (2015). PERKEMBANGAN KOGNITIF: TEORI JEAN PIAGET. INTELEKTUALITA - Volume 3, Nomor 1, Januari-Juni 2015, 3.

Ipiana, Triposa, R., & Lumingkas, G. G. (2021). Peran Guru Sekolah Minggu Dalam Membangun Karakter anak Sekolah Minggu di Era 4.0. Discreet, 1(1), 26–27. https://ejournal.staknkupang.ac.id/ojs/index.php/dis/article/view/13/84

Iriani, D. (2014). 101 Kesalahan dalam Mendidik Anak. Elex Media Komputindo.

Jarvis, M. (2011). Teori-Teori Psikologi, Cet. X. Nusa Media.

Juwantara, R. A. (2019). Analisis Teori Perkembangan Kognitif Piaget Pada Tahap Anak Usia Operasional Konkret 7-12 Tahun Dalam Pembelajaran Matematika. Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9.

Khadijah. (2016). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Perdana Publishing.

Lukas. (2022). Peran Orangtua Dalam Mendidik Anak Berdasarkan Kitab Ulangan 6:4-9. 2(April), 4–9. https://ejournal.iaknpky.ac.id/index.php/harati

Manurung, K. (2022). Peran Ayah dalam Mengajarkan Anak Mencintai Firman Tuhan. Thronos Jurnal Teologi Kristen, 3 No.2, 84.

Mau, M., Saenom, S., & Fransiska, F. (2021). Peranan Membaca Alkitab Terhadap Kecerdasan Spiritual Anak Kristen. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 2(1), 91–107. https://doi.org/10.46348/car.v2i1.46

McDowell, J. (1996). The Father Connection: 10 Qualities of the Heart that Empower Your Children to Make Right Choices. B&H Publishing Group. https://books.google.co.id/books?id=exKZPcr-HzUC

Mukthar. (2013). Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif. GP Press.

Mulyadi, S. (2004). Bermain dan kreativitas upaya mengembangkan kreativitas anak melalui kegiatan bermain. Papas Sinar Sinanti.

Parmanti. (2015). Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak. InSight, 17.

Rahmah, J., & Hanum, L. (2021). Strategi Belajar Mengajar untuk menjadi Guru yang Profesional. Syah Kuala University Press.

Ratnawati, A., & Tanudjaja, D. J. (2021). Profil Guru Sekolah Minggu di GBI Rock Bellezza. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 49. http://www.ojs.sttkingdom.ac.id/index.php/Theo/article/view/9/12

Sejati, S. (2019). Implikasi Egosentris dan Spiritual Remaja dalam Mencapai Perkembangan Identitas diri. Jurnal Ilmiah Syiar, 19 No.1.

Sidjabat, B. S. (2011). Mengajar secara Profesional (2nd ed.). Yayasan Kalam Hidup.

Sophia, S., Sapalakkai, R. S., Lidya S, D., Simanjuntak, I. F., & Waruwu, S. (2022). Pendampingan dan Strategi Guru dalam Menumbuhkan Semangat Belajar Anak Sekolah Minggu Melalui Metode Bermain dan Bernyanyi di Pulau Teluk Nipah. Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 32–41. https://doi.org/10.53547/rcj.v5i1.168

Sudjana, N. (2014). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Sinar Baru Algesindo.

Sugiyono, S. (2016). Memahami Penelitian Kualitatif, Cet. Ke-12. Alfabeta.

Sundari, A. R., & Herdajani, F. (2013). Dampak Fatherlesness Terhadap Perkembangan Psikologis Anak. Prosiding Seminar Nasional Parenting 2013, 53(9), 1689–1699.

Suparno, P. (2001). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget (1st ed.). Kanisius.

Wagiu, N. P. (2020). Implementasi Peran Orang Tua Menurut Ulangan 6:4-9 Dalam Pendidikan Agama Kristen Keluarga Di Gereja Masehi Injili Di Minahasa Jemaat Imanuel Aertembaga Bitung. Jurnal Shanan, 4(2), 128–161. https://doi.org/10.33541/shanan.v4i2.1972




DOI: https://doi.org/10.54592/jct.v2i2.30

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Hani Rohayani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by: Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia
Institution Website:https://anugrah.ac.id/
Address: Kampus Utama: BG Junction Mall L2/P5, Jl. Bubutan 1-7 Surabaya
e-jurnal Website: https://e-journal.anugrah.ac.id/index.php/JCH/index
e-ISSN: 2808-4454 p-ISSN: 2808-8735

Charistheo Indexed by:

               

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).